Ahli fisika Perancis Jaques d’Arsonval pada tahun 1881 sudah mengemukakan konsep konversi energi panas laut, atau KEPL (ocean thermal energy conversion, OTEC) sebagai salah satu penggunaan dari siklus Rankine. Salah seorang muridnya, yaitu Georges Claude, pada tahun 1930 telah membuat pusat listrik tenaga KEPL di Teluk Matanzas dekat Kuba. Pusat tenaga listrik ini dengan daya 22 KW hanya dapat bekerja selama dua minggu karena dihancurkan oleh sebuah angin topan sehingga pipa untuk masukan airnya rusak total.
Tampilkan postingan dengan label Teknik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknik. Tampilkan semua postingan
Kamis, 05 Juli 2012
Jumat, 29 Juni 2012
KONVERSI ENERGI PANAS LAUT bag 1
PENDAHULUAN
Lautan yang meliputi dua per tiga permukaan bumi, menerima energi panas yang berasal dari penyinaran matahari. Lautan befungsi sebagai suatu penampungan yang cukup besar dari energi surya yang mencapai bumi. Kira-kira seperempat dari daya surya sebesar 1,7 x 1017 watt yang mencapai atmosfer diserap oleh lautan. Selain itu, air laut juga menerima energi panas yang berasal dari panas bumi, yaitu magma yang berasal dari bawah laut. Pemanasan dari permukaan air di daerah tropikal mengakibatkan permukaaan air laut memiliki suhu kira-kira 27 - 30oC. Bilamana air permukaan yang hangat ini dipakai dalam kombinasi dengan air yang lebih dingin (5 - 7oC) pada kedalaman 500 - 600 meter, maka suatu sumber energi panas yang relatif besar akan tersedia.
Sabtu, 12 Mei 2012
Proses Penuangan Logam Cair bag 2
4. Inspeksi (Pemeriksaan Produk
Coran)
Inspeksi atau pemeriksaan produk coran
adalah pemeriksaan terhadap produk coran untuk mengetahui ada tidaknya cacat
pada produk coran tersebut. Karena potensi terjadinya cacat pada coran cukup
tinggi, maka inspeksi terhadap produk coran perlu dilakukan.
Rabu, 09 Mei 2012
Proses Penuangan Logam Cair bag 1
- Mengenal Proses Pengecoran Logam
Pengecoran adalah
membuat komponen dengan cara menuangkan bahan yang dicairkan ke dalam
cetakan. Bahan disini dapat berupa metal maupun non-metal. Untuk
mencairkan bahan diperlukan furnace
(dapur
kupola). Furnace adalah sebuah dapur atau tempat yang dilengkapi
dengan heater
(pemanas).
Bahan padat dicairkan sampai suhu titik cair dan dapat ditambahkan
campuran bahan seperti chrom, silikon, titanium, aluminium dan
lain-lain supaya bahan menjadi lebih baik. Bahan yang sudah cair
dapat dituangkan ke dalam cetakan.
Ada 4 faktor yang berpengaruh atau merupakan cirri dari proses
pengecoran, yaitu :
Selasa, 06 Maret 2012
Rancangan Alat Pemotong Kertas Hidrolik
- JUDUL
“PEMOTONG KERTAS DENGAN PENGEMBALI OTOMATIS”
Sabtu, 04 Februari 2012
Rabu, 25 Januari 2012
Teknik Pembentukan, Kerja Tempa
KERJA TEMPA
Kerja tempa adalah suatu proses pengerjaan logam yang paling tua. Prosesnya terdiri dari atas pemukulan atau penekanan logam menjadi bentuk yang dikehendaki. Hal ini dapat dikerjakan baik dalam keadaan panas maupun dingin, tetapi istilah “tempa” umumnya menggunakan panas. Jadi yang dimaksud menempa adalah suatu proses pengerjaan logam dalam keadaan panas dengan cara memukul dengan palu diatas landasan.
Langganan:
Postingan (Atom)
